
“Apa yang jika kita katakan bahwa AI sudah memakan hampir 10% dari total energi Amerika Serikat? Padahal, kebutuhan energi untuk komputasi AI akan menjadi lebih berat sebelum 2030. Tapi, kini ada harapan! Tim peneliti dari Tufts University berhasil mengembangkan teknologi AI yang dapat mengurangi konsumsi energi hingga 100x sambil meningkatkan akurasi!”
“Tradisional AI masih menggunakan pendekatan yang berdasarkan pada data dan pembelajaran dengan cara mencoba-coba, sehingga seringkali membuat kesalahan. Namun, tim peneliti baru ini telah mengembangkan neuro-symbolic AI, yaitu gabungan antara jaringan saraf artifisial (neural network) dan pemikiran simbolik yang mirip dengan cara manusia dalam menyelesaikan masalah.”
“Perbedaan yang signifikan terlihat dalam uji coba yang dilakukan tim peneliti. Mereka berhasil membuat robot otak yang dapat mencapai 95% sukses dalam menyelesaikan puzzle Tower of Hanoi, sementara sistem tradisional hanya berhasil 34%. Bahkan pada versi kompleks dari puzzle yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, hybrid system masih berhasil 78% dari waktu.”
“Selain itu, konsumsi energi juga dikenalkan sebagai 1% untuk proses belajar dan hanya 5% untuk penggunaan dalam operasional. Ini sangat berbeda dengan sistem tradisional yang membutuhkan banyak energi lebih.”
Leave a Reply